Allah Merampas HAK KORBAN Atas Keadilan dengan Memasukkan ke Surga para Penjahat
Question: Ini dan itu, disebut haram. Ini dan itu, disebut dilarang. Namun, ujung-ujungnya justru pendosa dan penjahat yang dimasukkan ke surga oleh Allah. Terus, apa yang disisakan bagi korban, hanya bisa “gigit jari” dilecehkan oleh si penjahat-pendosa lalu masih juga dirampas haknya atas keadilan oleh Allah. Ini kok aneh, orang buat jahat secara sembunyi-sembunyi, tapi ini jadi “koruptor dosa” dengan terang-terangan mempertontonkan candu pengampunan dosa, bahkan mempromosikan ideologi korup semacam pengampunan dosa lewat pengeras suara ke publik secara vulgar dan rasa bangga, alih-alih merasa malu ataupun tabu?


